Berikut Nilai sementara untuk Mata Kuliah Internet dan Pemrograman Web Pada Prodi Teknik Elektro Universitas Khairun, semester Ganjil T.A 2011/2012.
| No | NAMA | %hadir | rata2 tugas | UTS | UAS | TOTAL | HURUF |
| 1 | Dyah Ayu utari | 100% | 80 | 75 | 80 | 82,5714 | A |
| 2 | Romel Dara | 93% | 73,33 | 74 | 80 | 79,8667 | AB |
| 3 | Sahrudin Ibrahim | 87% | 75,67 | 70 | 70 | 74,5619 | AB |
| 4 | saiful Do Abdullah | 93% | 73,33 | 70 | 75 | 76,9167 | AB |
| 5 | Gazali Mansur | 100% | 74,67 | 70 | 75 | 78,2548 | AB |
Demikian untuk diketahui.
ShareSebagaimana yang disepakati pada awal perkuliahan, untuk mata kuliah Dasar Komputer, terdapat 4 (empat) unsur penilaian yang dipakai. Keempat unsur tersebut adalah kehadiran (10%), tugas (25%), UTS (30%) dan UAS (35%).
Berikut rekap sementara nilai untuk mata kuliah Dasar Komputer, khususnya untuk kelas E1. Bagi yang mendapat nilai T, segera menghadap ke Ka. Prodi dan Dosen pemangku Mata kuliah sebelum batas akhir perbaikan nilai. Read the rest of this entry »
Sebagaimana yang disepakati pada awal kuliah, ada 4 (empat) unsur untuk penilaian akhir yakni kehadiran (10%), tugas(25%), UTS(30%), dan UAS(35%).
Berikut rekap sementara nilai untuk mata kuliah Teknik Pengkodean. Bagi yang masih mendapat nilai T, segera menghubungi Prodi dan Dosen pengasuh mata kuliah.
ShareSebagaimana biasanya, antivirus yang dibundel dengan majalah PC Media, kembali hadir
untuk bulan April 2011. Edisi kali ini diberi nama PCMAV 5.0 Valhalla. PCMAV merupakan
satu-satunya antivirus yang mampu mengenali 4.025 virus dan variannya yang dilaporkan
banyak menyebar di Indonesia. Untuk mendownloadnya, saya sudah sediakan LINK di bawah.

Setelah beberapa bulan internet di kampus tidak aktif, mulai minggu-minggu ini ternyata sudah tersedia kembali. Ketika berada di kampus, saya mencoba untuk melakukan koneksi, tetapi ternyata dibutuhkan autentikasi untuk hal itu. Saya kemudian tanya ke beberapa teman dosen yang lain, dan dapat informasi bahwa password hanya diberikan untuk kalangan “atas” atau orang tertentu. Terlepas dari benar tidaknya berita ini, tapi hal ini tentu saja membuat saya kecewa. Muncul pertanyaan besar, “Dikampus ini, siapakah sebenarnya yang paling membutuhkan internet?” Jawaban untuk pertanyaan ini, Insya Allah akan dibahas lain kali saja.
Kembali ke topik.
Karena tidak bisa mengakses, maka saya coba lihat, siapa-siapa sih yang lagi mengakses internet pada saat itu. Dengan fasilitas sederhana yang ada di “Jendela Tujuh”, saya mulai meng-explore jaringan. Dan nampaklah komputer/laptop lain yang sementara ngenet atau juga mengaktifkan wifi-nya seperti gambar di bawah. Ada sekitar 30-an yang terdeteksi.
Share